Sabtu, 24 Februari 2018

MENJADI GHUROBA' (ORANG YANG ASING)


*MUTHOLAAH Vol. 87*    20/01/2018


_*MENJADI GHUROBA' (ORANG YANG ASING)*_




🍣🍣🥓🥓🍃🍃🍃🥓🥓🍣🍣


_عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ:_


قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : 


*بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ*


                             رواه مسلم
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Arti Hadits:*

_Dari Abu Hurairah dia berkata,_
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
*"Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing."* (HR.Muslim, no.  208)

🍣🍣🥓🥓🍃🍃🍃🥓🥓🍣🍣

*_✍🏼PENGERTIAN HADITS✍🏼 :_* 

🛫Hadits ini adalah salah satu di antara tanda-tanda kenabian atau mu'jizat. Karena mengandung pengabaran tentang sesuatu yang akan terjadi. Dimana Nabi shallallahu alaihi wasallam mengabarkan bahwa sebagaimana Islam awalnya datang dalam keadaan asing di kalangan kaum musyrikin Makkah, maka demikian pula dia akan kembali menjadi asing ditengah-tengah manusia bahkan di kalangan penganut agama Islam itu sendiri.

*🛫Siapakah Al Ghuroba' itu ?*
Dijawab oleh Rosulullah SAW sendiri pada hadits berikut : 

 عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَنَّةَ:
 قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَنْ الْغُرَبَاءُ . قَالَ:
*الَّذِينَ يُصْلِحُونَ إِذَا فَسَدَ النَّاس*ُ  

Dari Abdurrahman bin Sannah  Ada yang bertanya, 
_"Wahai Rasulullah, siapakah  Ghuroba' (orang yang asing itu)?"_
Beliau menjawab, :
*"Orang-orang yang berbuat baik jika manusia telah rusak"* (HR. Ahmad  no. 16094, Sohih).

🛫Kita bisa menarik kesimpulan kalau maksud dari kata *“al-Ghuroba” adalah orang-orang yang istiqomah, yang tetap berbuat bagi ketika manusia telah rusak, merekalah manusia yang dijanjikan surga dan kebahagiaan*. Mereka istiqomah di atas agama Allah, dan memurnikan tauhid serta mengikhlaskan ibadah mereka hanya kepada Allah.

🛫As Sindi menambahi : _Islam dianggap asing karena sedikitnya orang yang menerapkan syariat Islam dalam kehidupan, dan sedikit orang yang peduli menolong agama ini, padahal sebenarnya jumlah pemeluknya itu sangat banyak._
(Hasyiah Ibnu Majah, As Sindi). 

Bagi saya pribadi, tinggal di pondok pesantren dan semacamnya, fokus belajar agama dan dan fokus beribadah disana, merupakan langkah-langkah untuk mendapatkan keutamaan al Ghuroba' ini. Karena merekalah orang-orang yang terjauhkan dari hiruk-pikuknya dunia, mereka tidak bisa berhura-hura sebagaimana anak seusianya karena adanya keharusan menegakkan syariat Allah meski hanya lingkup terkecil. 

Hal yang mirip juga disampaikan oleh syaikh As Sindi : 
*Perhatian ! (kadang kala) menolong agama Islam, dan penerapannya, membutuhkan  pengasingan diri dari kampung halaman, dan hendaknya sabar dalam pengasingan itu*. (Hasyiah Ibnu Majah, As Sindi).


🛫Kalimat طوبى  bermakna : *Surga*. Didalam surga ada pohon besar yang bernama _*Tuuba*_. _Orang  yang mendapatkan pohon itu berarti dia masuk surga_. (Hasyiah Ibnu Majah, As Sindi).
Dalam penjelasan yang lain diterangkan, _Tuuba juga berarti pertolongan Allah yang membikin kehidupan tenang dan nyaman_. 

*🛫Hendaklah bersabar dalam menjalankan Islam yang seutuhnya*, meski kadang harus tampil beda dengan umumnya orang. _Ketahuilah bahwa  umumnya orang belum tentu pada kebenaran_.

Allah Ta’ala berfirman :

*وإن تطع أكثر من في الأرض يضلوك عن سبيل الله*

_“Jika kamu menaati kebanyakan manusia di bumi niscaya mereka akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.”_
(QS Al An'am : 116).

🛫Kesimpulan:
*❗Jadilah Al Ghuroba' (orang-orang asing) dalam menjalankan syariat Allah dan Rosul-Nya*. _Silahkan melengkapi asesoris hidup yang berbeda asal itu tuntunan agama_. Jangan kau hiraukan mereka yang suka menghina, lantaran mereka tak mengerti agama. 
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
     *💐MT AS SAKINAH💐*

Kunjungi : 
- # http://talimassakinah.blogspot.co.id
- # fb : Taklim As Sakinah
- # Gmail : jauharulfoundation@gmail.com

MENGGENGGAM BARA DI AKHIR ZAMAN*_

*MUTHOLAAH Vol. 86*           19/01/2018
🔥🔥🍃🍃🍃🔥🔥🍃🍃🍃🔥🔥







_عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ_
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
*يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ*
                         رواه الترمذي
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Arti hadits*:
 
_Dari Anas bin Malik berkata:_
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: 
*"Akan datang kepada manusia suatu masa yang ketika itu orang yang sabar di atas agamanya seperti menggenggam bara api."*
_(HR. Tirmidzi, 2184, sohih )_
🔥🔥🍃🍃🍃🔥🔥🍃🍃🍃🔥🔥


*_✍🏼PENGERTIAN HADITS✍🏼 :_* 

⛳Merupakan mu'jizat Nabi SAW mengetahui apa yang akan terjadi didunia ini dimasa yang akan datang.
Ini membuktikan secara nyata dan tidak ada keraguan lagi padanya bahwa Muhammad SAW adalah utusan dan Nabi Allah. 
Sebab pengetahuan Muhammad  saw tiada lain dan tiada bukan bersumber dari wahyu, sedang wahyu pastinya bersumber dari Allah SWT.

⛳Masa atau zaman yang dimaksud nabi saw disini adalah masa akhir-akhir zaman atau menjelang hari kiamat. Dimana zaman ini merupakan zaman yang penuh dengan kemaksiatan, sehingga orang yang berpegang teguh dengan kemurnian agama mereka terganggu oleh lingkungannya. 
Lain halnya dengan para pendahulu yang tidak begitu banyak kemaksiatan yang mengganggu dan masih banyak maunah ,pertolongan dari Allah ditengah-tengah mereka. 
(Lihat Tuhfatul Ahwadzi). 

_⛳Mengapa diumpamakan dengan mengenggam bara api ?_ Ketahuilah bahwa bara api itu panas, ketika digenggam maka akan terasa panasnya. Akan tetapi ketika kita lepas maka kita akan kehilangan dia. Padahal kita sangat membutuhkannya. Ini perumpamaan yang sangat tepat, dimana kita membutuhkan islam ini demi kemulyaan di dunia dan akhirat. Namun ditengah-tengah kebutuhan kita dengan agama ini, banyak orang yang tidak suka dengan sikap kita itu. Sehingga banyak yang memusuhi, mengganggu hingga membunuh. 

⛳Orang beragama islam apalagi kalau sudah mengaku beriman, berarti sudah harus siap dengan resiko yang akan dipikulnya. 
*Syarat menjadi ahli surga adalah dengan ujian dan cobaan*,tidak cukup hanya pernyataan iman saja.

Allah berfirman : 

*أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ (٢)*

_Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan begitu saja ketika hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji ?_
(Al 'Ankabut : 2). 

⛳Hadits ini merupakan bimbingan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umat beliau agar mempersiapkan diri menghadapi keadaan yang demikian dahsyat. Mereka harus tahu bahwa masa itu pasti akan terjadi. 
_*Siapa yang menghadapi segala berbagai cobaan tetap sabar di atas agama dan imannya walau demikian dahsyat keadaannya, dia akan beroleh derajat yang tinggi di sisi Allah subhanahu wa ta’ala*_.

Ingatlah janji Allah : 

*إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ*

_“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”_ (QS. Az Zumar: 10).

Tentang ayat ini, Al Auza’i menyatakan bahwa _pahala mereka tak bisa ditimbang dan tak bisa ditakar,itu karena saking banyaknya._
(Tafsir Ibnu Katsir).

*⛳Mungkinkah saat ini kita hidup dizaman itu?*. Mungkin saja! Kita sudah hidup jauh dari masa kenabian,boleh dikatakan kita hidup di penghujung zaman. Sekarang ini kita sudah merasakan sendiri betapa banyaknya kemaksiatan bergelimangan di sekitar kita. Banyak gangguan beragama,fitnah dan tuduhan buruk diarahkan kepada Islam, umat Islam dianiaya dan di lecehkan. Belum lagi banyak pemikiran-pemikiran menyimpang yang gencar menyerang kemurnian islam. Ada liberalisme, orientalisme,  bid'ah, kesyirikan dan lain sebagainya. 

*⛳Terakhir kita sama-sama berdoa,semoga diberi keistiqomahan dan kekukuhan dalam berpegang teguh dengan Islam ini sampai Allah menetapkan kita dengan predikat khusnul khotimah*. Amin. 
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
       *💐MT AS SAKINAH💐*

Kunjungi : 
- # http://talimassakinah.blogspot.co.id
- # fb : Taklim As Sakinah
- # Gmail : jauharulfoundation@gmail.com