Selasa, 29 Januari 2019

REZEKI TAK AKAN KEMANA

*MUTHOLAAH VOL.105*


“REZEKI TAK AKAN KEMANA”





عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ :
)) أَيُّهَا النَّاسُ ، إِنَّ أَحَدَكُمْ لَنْ يَمُوتَ حَتَّى يَسْتَكْمِلَ رِزْقَهُ ، فَلا تَسْتَبْطِئُوا الرِّزْقَ ، اتَّقُوا اللَّهَ أَيُّهَا النَّاسُ ، وَأَجْمِلُوا فِي الطَّلَبِ ، خُذُوا مَا حَلَّ ، وَدَعُوا مَا حَرُمَ ((


ARTI HADITS :

Dari Jabir rodiyallahu 'anhu bahwasanya Rosulullah shollalu 'alaih wa salam bersabda :

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kalian tidak akan mati sampai sempurna jatah rezekinya, karena itu, jangan kalian merasa rezeki kalian terhambat dan bertakwalah kepada Allah, wahai sekalian manusia. Carilah rezeki dengan baik, ambil yang halal dan tinggalkan yang haram”.

[HR. Baihaqi, dishahihkan Hakim dalam Al-Mustadrak dan disepakati Ad-Dzahabi].



PENJELASAN HADITS  : 

Prinsip dasar yang harus kita tanamkan dalam hidup ini ialah “rezeki itu sudah dijatah oleh Allah”.  Selama  manusia hidup maka membawa rezekinya masing-masing. Oleh karena itu, apapun kondisi perekonomian kita, jangan sampai memicu kepada pelanggaran syariat, dengah melakukan tindakan tindakan kriminal, praktek pesugihan, praktek ribawi dan semacamnya.  Karena begitu pastinya jatah rezki, maka Rosulullah saw mewasiatkan agar “jangan liar dalam mencarinya”. Tetaplah konsisten dengan menempun jalan rezeki yang halal. 

Sekeras dan senekat apapun dalam mencari rizki maka kesemuanya tidak akan didapatkan kecuali hanya apa yang sudah di tetapkan oleh sang maha kuasa untuk menjadi miliknya. Setiap ketetapan rizki yang sudah Allah tetapkan kepada manusia, maka pasti rezeki itu akan dia nikmati sampai benar benar habis. Manusia tidak akan meninggal keculi sudah menikmati habis jatah rezekinya.  Meski rizki sudah dijatah, namun sampainya rizki ke manusia mengalami kendala kendala yang mungkin disebebkan oleh ulah manusia itu sendiri, utamanya adalah perilaku maksiat dan dosa, maka hal itu akan menghambat sampainya rizki kepada yang berhak. Oleh sebab itu Islam mengajarkan amalan-amalan agar supaya rezeki  lancar sampai kepada yang berhak tanpa adanya penghalang. 

Diantaranya adalah : 

Memperbanyak bacaan istighfar. 

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا . يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا . وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai”.  [QS. Nuh: 10 – 12]. 

Memperbanya doa supaya diajuhkan kefakiran

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ وَالذِّلَّةِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kemiskinan, kehinaan. Dan aku berlindung kepada-Mu jangan sampai aku mendzalimi atau didzalimi”. [HR. Ahmad 8053, Abu Daud 1546, sohih].

Hakekat rezeki adalah apa yang di konsumsi/pergunakan dan apa yang  disedekahkah. Selain itu maka hanya sekedar klaim, selebihnya harta itu akan berpindah ke tangan orang lain.  Sekaya apapun manusia, sebanyak apapun penghasilannya, dia tidak akan mampu melampaui jatah rizkinya. 








Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

يَقُولُ ابْنُ آدَمَ- مَالِى مَالِى  -قَالَ  وَهَلْ لَكَ يَا ابْنَ آدَمَ مِنْ مَالِكَ إِلاَّ مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ

“Manusia selalu mengatakan, “Hartaku… hartaku…” padahal hakekat dari hartamu – wahai manusia – hanyalah apa yang kamu makan sampai habis, apa yang kami gunakan sampai rusak, dan apa yang kamu sedekahkan, sehingga tersisa di hari kiamat”. [HR. Ahmad 16305, Muslim 7609].


-MT AS SAKINAH-

Kunjungi :

# FB : Taklim As Sakinah

# Gmail : jauharulfoundation@gmail.com

1 komentar:

  1. takdir rizki
    takdir jodoh rezeki
    takdir rezeki allah
    apakah takdir rejeki bisa dirubah
    takdir rezeki dan jodoh
    takdir rezeki dari allah
    rezeki takdir dan rezeki nasib
    takdir rezeki menurut islam
    takdir rezeki jodoh dan kematian
    takdir jodoh rezeki maut

    BalasHapus