*MUTHOLAAH Vol.56* 20/01/2017
MAKNA FII SABIILILLAH
_وَعَنْ أَبِي مُوسَى اَلْأَشْعَرِيِّ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم :_
*{ مَنْ قَاتَلَ لِتَكُونَ كَلِمَةُ اَللَّهِ هِيَ اَلْعُلْيَا, فَهُوَ فِي سَبِيلِ اَللَّهِ }*
_رواه البخاري._
*ARTI HADITS:*
_Dari Abu Musa al Asyari rodiyallahu 'anhu ia berkata : Rosulullah shollallhu 'alaihi wa sallam bersabda :_
*((Siapa yang berperang agar kalimatullah menjadi tinggi, maka ia berada fii sabilillah))*
_HR. Bukhori : 6904_
PENGERTIAN HADITS
Tak terbatas pada perang saja, akan tetapi semua jenis dan macamnya perjuangan fi sabilillah, seperti belajar dan mengajarkan al Quran, mengasuh santri yatim, membangun madrasah atau masjid dan lain sebagainya, maka itu semua bila diniati untuk meninggikan kalimat Allah maka itu juga dalam kategori fi sabilillah.
: “Kalian tidak bisa (mengerjakan amalan yang setara dengan jihad).” Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Perumpamaan orang yang berjihad di jalan Allah itu seperti orang yang berpuasa, shalat, dan khusyu’ dengan (membaca) ayat-ayat Allah. Dia tidak berhenti dari puasa dan shalatnya sampai orang yang berjihad di jalan Allah Ta’ala itu kembali.”(HR. Muslim ; dalam Shahiih-nya no 1878).
Kunjungi :
- # Blog : http://talimassakinah.
- # Fb : Taklim As Sakinah
- # Gmail : jauharulfoundation@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar